
Dosen STAI Al-Amin Gersik Kediri mengikuti Boot Camp Penyusunan KPT OBE di Jogjakarta
Gersik, 13 Agustus 2025._Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan menyesuaikan kurikulum dengan regulasi terbaru, dosen-dosen dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Gersik, Lombok Barat, mengikuti Boot Camp Penyusunan Kurikulum Perguruan Tinggi (KPT) yang berfokus pada Outcome Based Education (OBE). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Perkumpulan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PD-PGMI) Indonesia, berlangsung di University Hotel Jogjakarta dari tanggal 13 hingga 15 Agustus 2025.
Boot Camp ini mengangkat tema “Boot Camp Penyusunan KPT OBE Tahun 2025 Mengacu PermendikbudRistek Nomor 53 Tahun 2023”. Tema ini sangat relevan mengingat pentingnya penyesuaian kurikulum dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah, terutama dalam konteks pendidikan tinggi yang terus berkembang.
STAI Al-Amin, sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan merupakan anggota PD-PGMI Indonesia, mengirimkan tim penyusunan kurikulum yang terdiri dari dua dosen berpengalaman, yaitu Ala Purnawati, M.Pd dan Husnul Khotimah, M.Pd. Kehadiran mereka di Boot Camp ini diharapkan dapat membawa kontribusi signifikan dalam pengembangan kurikulum yang lebih berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
Dalam kegiatan Boot Camp ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar dari narasumber-narasumber nasional yang memiliki kompetensi tinggi dalam bidang pengembangan kurikulum OBE. Mereka memberikan pendampingan teknis yang mendalam mengenai penyusunan Profil Lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), hingga Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang sesuai dengan standar OBE. Materi-materi tersebut sangat penting untuk memastikan bahwa kurikulum yang disusun tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan masyarakat.
H. Syamsul Hadi,M.Pd, selaku Ketua STAI Al-Amin Gersik, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Dalam pernyataannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan optimismenya terhadap kegiatan ini. “Pelaksanaan kegiatan ini memberikan kesempatan berharga bagi dosen-dosen STAI Al-Amin, khususnya Program Studi PGMI, untuk memastikan bahwa kurikulum yang dilaksanakan di lingkungan STAI Al-Amin senantiasa mengikuti perkembangan dan selaras dengan peraturan pemerintah,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa kurikulum yang relevan adalah kunci untuk menjawab tantangan dan kebutuhan pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
Ketua STAI Al-Amin Gersik juga berharap agar para dosen yang menjadi peserta kegiatan ini dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. “Saya berharap dosen-dosen STAI Al-Amin yang mengikuti Boot Camp ini dapat menimba ilmu dan mempelajari hal-hal baru terkait KPT OBE. Dengan demikian, pasca kegiatan, mereka dapat memberikan kontribusi besar dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum tidak hanya di level Program Studi PGMI, tetapi juga di level institusi STAI Al-Amin secara keseluruhan,” tegasnya.
Selaras dengan hal tersebut, Samsul Hakim, M.Pd.I., selaku Wakil Ketua 1 STAI Al-Amin Bidang Akademik dan Kelembagaan mengemukakan bahwa Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di STAI Al-Amin Gersik, serta memastikan bahwa lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat. Dengan mengikuti perkembangan terbaru dalam penyusunan kurikulum, diharapkan STAI Al-Amin dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan di era globalisasi dan kemajuan teknologi.
Dengan adanya Boot Camp Penyusunan KPT OBE ini, diharapkan STAI Al-Amin Gersik dapat menjadi salah satu perguruan tinggi yang terdepan dalam pengembangan kurikulum yang berkualitas dan relevan, serta mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen STAI Al-Amin untuk mengambil peran serta dalam meningkatkan mutu pendidikan khususnya pendidikan tinggi Agama Islam di Indonesia.



