
Pimpinan Sekolah Tinggi Agama Islam Al Amin Gersik Lombok Barat Ikuti Workshop Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Perguruan Tinggi
Gersik, Lombok Barat – Pada hari Senin, 19 Februari 2026, Pimpinan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Amin Gersik Lombok Barat mengikuti Workshop Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Islam Swasta (BKSPTIS). Acara ini berlangsung di Aula Abdurrahim, Universitas Islam Al-Azhar Mataram, dan dihadiri oleh sekitar 50 peserta yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi Islam Swasta se-Nusa Tenggara Barat.
Workshop ini bertujuan untuk memperkuat peran strategis Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) dalam menghadapi dinamika dan tantangan global. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Al-Azhar Mataram, Dr. Ir. Muh. Ansyar, M.P., selaku tuan rumah, menyampaikan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Beliau juga menekankan bahwa workshop ini menjadi momentum yang baik untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan di antara institusi pendidikan Islam.
STAI Al-Amin mengutus Wakil Ketua Satu Bidang Akademik dan Kelembagaan, Samsul Hakim M.Pd.;I., serta Ketua P2M STAI Al-Amin, Husaen Sudrajat, M.Pd., untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka diharapkan dapat membawa pulang ilmu dan strategi baru yang dapat diterapkan dalam pengelolaan perguruan tinggi di STAI Al-Amin.
Acara workshop ini terdiri dari tiga sesi yang masing-masing membahas topik penting terkait pengelolaan perguruan tinggi. Sesi pertama membahas tentang peta jalan penguatan tata kelola perguruan tinggi Islam, dengan narasumber Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. Dalam sesi ini, beliau menjelaskan berbagai peluang dan tantangan yang dihadapi oleh PTIS dalam era globalisasi. Prof. Fathul menekankan pentingnya tata kelola yang baik untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan perguruan tinggi.
Sesi kedua mengangkat tema internasionalisasi perguruan tinggi, strategi, jejaring, dan kolaborasi global. Dr. Dian Sari Utami menjadi narasumber dalam sesi ini. Beliau menguraikan berbagai strategi yang dapat diadopsi oleh perguruan tinggi Islam untuk menjalin kerjasama internasional, termasuk pentingnya membangun jejaring dan kolaborasi dengan institusi pendidikan di luar negeri. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan reputasi perguruan tinggi di kancah global.
Pada sesi ketiga, diskusi berfokus pada pemenuhan mutu, penguatan sistem, standar, dan budaya kualitas. Dr. Rina Mulyati sebagai narasumber menjelaskan pentingnya penerapan standar mutu dalam setiap aspek pengelolaan perguruan tinggi. Ia memberikan contoh konkret tentang bagaimana budaya kualitas dapat diterapkan dalam lingkungan akademik, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa dan reputasi institusi.
Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan seputar permasalahan yang mereka hadapi dalam pengelolaan kampus. Diskusi ini sangat interaktif dan memberikan wawasan baru bagi para peserta mengenai berbagai tantangan yang mungkin dihadapi serta solusi yang dapat diterapkan.
Melalui workshop ini, diharapkan STAI Al-Amin dan perguruan tinggi Islam lainnya dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan global serta mampu meningkatkan kualitas pendidikan yang mereka tawarkan. Kerjasama dan kolaborasi antar perguruan tinggi Islam diharapkan dapat terus ditingkatkan demi kemajuan pendidikan tinggi Islam di Indonesia.
Dengan adanya kegiatan ini, STAI Al-Amin berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kualitas pengelolaan perguruan tinggi demi menciptakan generasi yang berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan zaman. Semoga hasil dari workshop ini dapat diimplementasikan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia khusunya di Institusi STAI Al-Amin.



